| IKAN LOUHAN JENIS GALUR ELVIS |
| Ikan Lou han | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Ikan Lou han jenis Galur Elvis
| ||||||||||||||
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||||
| ||||||||||||||
Ikan Lou Han (bahasa Inggris: Flowerhorn)
saya merupakan salah satu ikan hias terkenal yang dipelihara didalam
akuarium karena warna sisik mereka yang hidup serta benjolan kepala
mereka yang berbentuk khas berjuluk "benjol kelam". Aslinya mereka
hanya berhabitat di Malaysia dan Taiwan, namun saat ini banyak
dipelihra oleh penggemar ikan di seluruh dunia. Namun, beberapa
kritikus telah mempertanyakan dampak dari program-program penyempurnaan
ikan ini.
| Ikan lohan, baru mulai populer pada tahun 1999. Besarnya bisa sampai 40 - 50 cm. Ikan ini dianggap bisa membawa keberuntungan, kebahagi- an dan membawa terbukanya pintu rezeki. Banyak didapatkan dan diperdagangkan di Malaysia - Singapura dan Kalimantan. Di Kalimantan sudah ada pembudidayaan ikan lohan. Tetapi baru beberapa orang saja yang berani menempuh risiko tinggi. Pada pemeliharaan pertama, ikan lohan baru sepanjang 5 sampai 11 cm. Memeliharanya lebih sulit dan sangat manja. Pada pemeliharaan pertama, ikan lohan baru sepanjang 5 sampai 11 cm. Memeliharanya lebih sulit dan sangat manja. Harus selalu memeriksa temperatur air antara 26 sampai 29 C, dan perpaduan cahaya yang masuk menyinari tempat pemeliharaan. Ikan lohan yang "biasa" harga pasarannya antara satu sampai limabelas juta rupiah. Ikan lohan yang yang sudah "go intenasional dan go global" bisa mencapai satu miliar rupiah. bila seseorang pandai memeliharanya, dan berjodoh dengan ikan dan pemeliharanya, bisa mencapai usia 15 tahun. Tapi sampai kini belum berbukti sampai dapat seumur sekian, sebab pasaran ikan-nya sendiri belum setua itu! Kecuali ikan lohan yang bebas berkeliaran di alam nature tanpa turut campur tangan ulah manusia! |
ASAL MULA
Tahun 1993 : Orang Malaysia menemukan ikan dengan kepala menonjol di bagian barat negaranya,dan dianggap sebagai pembawa keberuntungan.
Tahun 1994 : Red-Devil (Cichlid) genus : Amphilophus diimpor dari Amerika tengah ke Malaysia dan diternak oleh para peternak di Malaysia.Pada tahun ini juga Negara Taiwan mengimpor hasil hibrida/kimpoi silang yang menghasilkan ikan Parrot-Cichlid.
Tahun 1994 : Red-Devil (Cichlid) genus : Amphilophus diimpor dari Amerika tengah ke Malaysia dan diternak oleh para peternak di Malaysia.Pada tahun ini juga Negara Taiwan mengimpor hasil hibrida/kimpoi silang yang menghasilkan ikan Parrot-Cichlid.

Tahun 1995 : Perkimpoian silang di teliti secara
lanjut,perkimpoian antara jenis ikan “Human Face Red God of Fortune”
menghasilkan jenis baru yaitu “Five-Colors God of Fortune”.
Tahun 1998 : Perkimpoian silang dilakukan antara
Seven-Colors Blue Fiery Mouth (yang juga disebut sebagai Greenish Gold
Tiger) yang diimpor dari Amerika Tengah, dan hasil perkimpoian silangnya
dengan Jin Gang Blood Parrot dari Taiwan,perkimpoian silang ini
meghasilkan generasi pertama hibrida yaitu : Lou Han.
Pra Tahun 98-99 : Dua jenis flowerhorn pertama kali
diimpor ke Negara paman sam(US) yaitu : Golden base &
Flowerhorn.Disana Golden base terus diriset hingga timbul beberapa
varietas.Dari yang tanpa mutiara hingga bermutiara pada tubuh ikan
tersebut.Flowerhorns yang berhasil diriset meahirkan mutiara pada
tubuhnya yang kita kenal dengan jenis Zhen Zu (cencu).

Tahun 1999 : Empat jenis flowerhorn yang tersedia di
pasar Amerika: flowerhorn biasa, flowerhorn skala mutiara, flowerhorn
emas, dan fader. Namun sangat disayangkan peternak komersial pengkembang
biak, dan ikan yang dipilih untuk penampilan tanpa memperhatikan
terminologi. Akibatnya, nama menjadi sesuatu yang membingungkan dan
jenis keturunan menjadi sulit dilacak.
Tahun 2000-2001 : Jenis baru dilahirkan yaitu Kamfa dan kamalau (golden monkey). Ini adalah hibrida dari setiap jenis flowerhorn yang disilangkan dengan spesies dari genus Vieja atau dengan Parrot Cichlid jenis apapun. Ini membawa beberapa sifat baru, seperti mulut pendek, ekor terbungkus, mata cekung, dan gundukan yang semakin besar di bagian kepala. Melihat ini, mereka yang membesarkan Zhen Zhu,baik itu peternakan ikan untuk mengembangkan lebih cepat dan menjadi lebih berwarna, untuk bersaing dengan jenis Kamfa.
Tahun 2000-2001 : Jenis baru dilahirkan yaitu Kamfa dan kamalau (golden monkey). Ini adalah hibrida dari setiap jenis flowerhorn yang disilangkan dengan spesies dari genus Vieja atau dengan Parrot Cichlid jenis apapun. Ini membawa beberapa sifat baru, seperti mulut pendek, ekor terbungkus, mata cekung, dan gundukan yang semakin besar di bagian kepala. Melihat ini, mereka yang membesarkan Zhen Zhu,baik itu peternakan ikan untuk mengembangkan lebih cepat dan menjadi lebih berwarna, untuk bersaing dengan jenis Kamfa.

Kedatangan di Dunia Barat
Ketika
flowerhorn pertama kali diimpor ke Amerika Serikat, hanya ada dua
jenis ikan ini yang distribusi, flowerhorn dan Golden Base. Maka dari
itu datanglah dua varietas, mereka dengan mutiara (bintik-bintik perak
putih pada kulit) dan yang tidak. Golden Base juga memiliki dua
varietas, mereka yang pudar dan yang tidak. Di antara segala jenis
flowerhorn, yang tanpa mutiara dengan cepat disusul popularitasnya oleh
mereka yang mempunyai mutiara, menjadi skala flowerhorns mutiara, atau
Zhen Zhu. Dengan Golden Base, yang dikembangkan kulit menjadi keemasan yang menarik ditempatkan pada flowerhorn kulit abu-abu itu.
Pada tahun 1999, ada empat jenis flowerhorn yang tersedia di pasar
Amerika: flowerhorn biasa, flowerhorn skala mutiara, flowerhorn emas,
dan fader. Peternak komersial pengkembang biak, dan ikan yang dipilih
untuk penampilan tanpa memperhatikan terminologi. Akibatnya, nama
menjadi sesuatu yang membingungkan dan jenis keturunan menjadi sulit
dilacak.
Sekitar 2000-2001, berbagai Kamfa muncul. Ini adalah hibrida dari setiap jenis flowerhorn yang disilangkan dengan spesies dari genus Vieja
atau dengan Parrot Cichlid jenis apapun. Ini membawa beberapa sifat
baru, seperti mulut pendek, ekor terbungkus, mata cekung, dan gundukan
yang semakin besar di bagian kepala. Melihat ini, mereka yang
membesarkan di Zhen Zhus baik itu peternakan ikan untuk mengembangkan lebih cepat dan menjadi lebih berwarna, untuk bersaing dengan jenis Kamfa.
Nama Latin |
Sebagai
hibrid dari berbagai spesies, Lou Han tidak mempunyai nama Latin,
Penulisan nama Latin bagi hibrid dari berbagai spesies berbeda adalah
dengan menuliskan semua nama Latin induknya. Sebagai contoh untuk
hibrid hasil kawin silang antara Betta imbellis dengan Betta splendens
ditulis sebagai Betta imbellis X Betta splendens.
|
Karakter |
Famili
Cichlids diketahui merupakan golongan ikan yang paling cerdas, selain
itu juga paling menarik. Kepribadiannya yang unik dan kemampuannya
untuk mengenal pemiliknya merupakan hal yang membuat famili ikan ini
disukai dan menimbulkan kesenangan tersendiri bagi pemilikinya.
Karakter demikian diketahui melekat juga pada Luo Han. Bahkan, tidak
jarang, disarankan untuk dilatih agar meningkatkan kemampuan tersebut.
Selain itu dua karakter Cichlid yang lain juga erat melekat pada Luo
Han, yaitu sifat agresif dan teritorial. Bahkan dilaporkan ikan ini
bersifat sangat teritorial Oleh karena itu, hal ini merupakan "warning"
yang perlu diperhatikan bagi para pemelihara Luo Han, agar ia tidak
sampai mencederai ikan lain yang lebih kecil. Luo Han disarankan untuk
dipelihara secara soliter. Ia dapat mencederai tidak saja ikan lain,
tetapi juga jenisnya sendiri.
|
Perawatan |
Meskipun
tidak ada referensi di alam dan juga belum teruji, untuk syarat hidup
Luo Han dapat digunakan patokan umum dari induk aselinya. Luo Han
direkomendasikan untuk dipelihara pada kisaran pH 7- 7.8, dan pada
kisaran suhu 25 - 30° C. Pemberian pakan dianjurkan 4 - 5 kali dalam
satu hari, dengan jumlah yang cukup, berupa pakan hidup seperti udang
atau ikan. Diduga ikan ini mempunyai usia harapan 8-9 tahun.
|
Pembiakan |
Luo
Han diketahui relatif mudah diternakan. Meskipun tidak jarang pula
dilaporkan pada masa kawin tersebut mereka bisa saling mencedarai.
Untuk dapat melakukan pemijahan setidaknya diperlukan betina yang telah
berukuran minimal 10 cm. Sedangkan jantanya harus dipilih yang
memiliki ukuran lebih besar. Tempatkan pasangan ini pada sebuah
akuarium, tetapi dengan diberi sekat pemisah. Biarkan mereka menjadi
terbiasa dengan pasangannnya satu sama lain pada kondisi demikian.
Pada saat si betina telah menunjukkan tanda-tanda akan bertelur
lepaskan sekat tersebut.
Amati
perilaku mereka setelah disatukan. Apabila ternyata berkelahi terus
menerus selama beberapa saat (jam) segera pisahkan mereka. Coba untuk
menyatukan kembali pasangan ini beberapa minggu kemudian. Disamping
itu bisa juga dicoba dengan memasangkan dengan jantan atau betina yang
lain.
Apabila
pemijahan berhasil. Perhatikan apakah mereke tetap akur dan menjaga
telurnya atau tidak. Apabila mereka cenderung berkelahi, pisahkan si
jantan. Dan biarkan si betina menjaga telurnya. Beberapa kasus
menunjukkan bahwa si betina memakan juga telurnya, apabila ini terjadi
pisahkan juga betinanya.
Telur
biasanya akan menetas setelah satu minggu. Setelah menetas biarkan
induk betina bersama burayak selama satu minggu, setelah itu pisahkan.
Perwatan burayak dilakukan dengan mengacu pada perawatan keluarga cichlid lainnya.
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar